Mengamati Alam Semesta Bersama Carl Sagan

Oleh: Supri Gantu

Manusia memang sudah seharusnya merasa penasaran dengan lingkungannya. Mengapa saya berada di sini? Apa maksud dari semua eksistensi ini? Bagaimana semuanya berawal? Rasa penasaran memang sudah menjadi sifat manusia sejak lahir, dan sifat itulah yang mendorong manusia untuk terus maju, menjelajah dan mengeksplorasi. Manusia penuh dengan rasa ingin tahu.

Hanya karena kita hidup pada abad ke-21, kita bisa melihat jauh ke belakang, menilik sejarah panjang peradaban manusia dan tentunya, sejarah alam semesta.

Kita tahu, saat permulaan adalah Big Bang, sebuah ledakan maha dahsyat yang terjadi sekitar 13,8 miliar tahun lalu. Saat itu hanya ada ruang dan waktu yang saling berjalin ditemani hidrogen dan kepulan debu. Cahaya muncul pertama kali ketika partikel berkondensasi yang selanjutnya menciptakan bintang, galaksi, dan tata surya kita.

Membaca buku Carl Sagan seperti membaca sebuah epos panjang. tentang Skenario-skenario rumit, tentang kebetulan-kebetulan alam dan jalinan-jalinan sejarah. Namun apa yang dihadirkan di dalam buku ini masih berupa secuil Alam semesta yang teramati. Sejarah terlalu rumit dan kompleks, sedangkan kemampuan manusia terbatas dalam memahami misteri alam. Semuanya berkelindan dan tak ada yang tidak signifikan.

Kejadian-kejadian kecil bahkan bisa menjadi pemicu akan suatu hal besar dan mengubah keseluruhan sejarah. Namun usaha kita untuk memetakan alam semesta sudah cukup luar biasa, dan kita patut mengapresiasi diri kita sendiri atas hal ini. Mungkin manusia memang tidak bisa memahami keseluruhan cerita alam semesta, karena ada hal-hal yang seharusnya dan tidak seharusnya diketahui oleh manusia.

Jika dibandingkan dengan buku sains populer lainnya seperti Stephen Hawking, Sagan memiliki keunggulan berupa gaya bahasa dan penuturan layaknya dongeng dan puisi. Sagan sangat suka membicarakan tentang kemungkinan adanya alien di luar sana, sehingga bukunya penuh dengan pendapat optimisnya tentang bagaimana menjalin komunikasi dengan makhluk luar angkasa.

Bagi kamu yang ingin mulai mempelajari alam semesta, buku ini bisa menjadi titik awalnya.

Membaca Mitologi Nordik

Oleh: Supri Gantu

Foto: Pustaka Alibobag

Apa yang terlintas ketika kalian mendengar nama Thor? Mungkin ada dari kalian yang berpikir dia adalah dewa petir yang muncul dalam film superhero Marvel. Kalau begitu, sebaiknya buang jauh-jauh anggapan itu. Kenapa? Karena melalui buku Mitologi Nordik karangan Neil Gaiman ini, kalian akan mengetahui sisi lain kisah para dewa yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Well, kalian akan menemukan perbedaan yang cukup besar antara kisah mereka dalam film dan buku ini.

Oke, mungkin beberapa dari kalian masih belum akrab dengan Mitologi Nordik ini, karena kita lebih familiar dengan Mitologi Yunani atau Romawi. Mitologi Nordik sendiri berasal dari Jerman yang kemudian menyebar ke Skandinavia, Skotlandia, Irlandia hingga Inggris Utara.

Buku ini menghadirkan 16 kisah para dewa yang tinggal di sebuah negeri bernama Asgard. Tokoh utama di dalamnya adalah Thor, Odin dan Loki. Namun kalian juga akan menemukan banyak tokoh lain yang tidak pernah diketahui sebelumnya.

Cerita dimulai dari sebuah ketiadaan, ketika penciptaan masih belum terjadi hingga puncaknya pada peristiwa kiamat besar para dewa yaitu Ragnarok. Kisah di dalamnya bisa dibilang aneh, lucu dan menggelitik akal kita. Bayangkan saja bagaimana kisah Loki yang selingkuh dengan raksasa dari Jotunheim atau Thor yang menyamar jadi perempuan untuk merebut kembali palu godamnya! Sangat unik. Juga, pernahkah kalian bertanya-tanya mengapa salah satu mata Odin tidak ada? Atau pernahkah anda penasaran bagaimana Thor bisa mendapatkan Mjollnir (palu godamnya) itu? Atau juga bagaimana cara sang ‘maha bapa’ (Odin) memeroleh semua kebijaksanaan dan pengetahuannya selama ini? Semua dikisahkan dengan sangat menarik dalam buku ini.

Melalui buku ini, kita dapat mengetahui kisah-kisah para dewa yang tidak lazim diketahui, betapa sifat dan perbuatan mereka yang digambarkan dalam mitologi sangat mirip dengan apa yang dilakuan manusia hingga pelajaran-pelajaran berharga tentang keberanian, kejujuran dan kasih sayang diramu menjadi satu dalam sebuah kisah besar dari masa sebelum penciptaan hingga masa penghabisan; Ragnarok.

Mampukah para dewa menggagalkan Ragnarok, bahkan jika mereka harus membayar dengan harga yang sangat mahal? Bacalah buku ini. Ini buku bagus.